Baca dulu infonya ??

Selasa, 18 Oktober 2011

Budidaya Cincau

Tumbuhan Cincau (Cylea barbata) termasuk tumbuhan berbatang merambat , diameter lingkar batang kecil, kulit batangnya kasap dan berduri. Panjang batangnya mampu mencapai belasan meter dan daunnya berbentuk perisai dengan permukaan dengan permukaan dipenuhi bulu. Bunga tumbuhan ini berwara kuning dengan buah batu berwarna merah mempunyai bentuk lonjong. Tumbuhan ini sering ditemukan di daerah terbuka tepi hutan atau semak belukar, Tetapi ada juga yang dipelihara dan merambat pada semak belukar,. Tetapi ada juga yang dipelihara merambat pada pagar tanaman. Tumbuhan Cincau cocok tumbuh di daerah yang mempunyai ketinggian kurang dari 1000 meter di atas permukaan laut.


Nama Lokal :
Cincau (Indonesia), Camcao, Juju, Kepleng (Jawa); Camcauh, Tahulu (Sunda);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diare (Sakit perut), Hipertensi, Demam;

Pemanfaatan :
1. Sakit Perut dan Hipertensi
    Bahan: daun cincau secukupnya
    Cara membuat: daun cincau diremas-remas, dengan air matang,
    disaring dan dibiarkan beberapa saat sampai berbentuk agar-agar,
    kemudian ditambah santan kelapa dan pemanis dari gula kelapa.
    Cara menggunakan: dimakan biasa

2. Demam
    Bahan: akar cincau secukupnya
    Cara membuat: disedu dengan air panas dan disaring
    Cara menggunakan: diminum biasa

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Menurut penelitian para ahli, tumbuhan ini mengandung zat sejenis karbohidrat yang mampu menyerap air, sehingga daunnya menjadi padat. Apabila segenggam daun cincau diremas-remas dengan satu rantang air, akan diperoleh cincau berupa agar-agar seperti dijual di pasar-pasar. Selain mengandung zat karbohidrat , cincau juga mengandung zat lemak dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar